15 Tempat Wisata di Jogja menjadi Favorit Para Wisatawan

Yogyakarta atau yang akrab disebut dengan Jogja saja tampaknya sudah bukan tempat wisata yang asing bagi sebagian besar masyarakat di tanah air. Kota dengan karakter penduduk yang terkenal ramah dan sopan juga menjunjung tinggi budaya Jawa ini dapat dikatakan menawarkan berbagai tempat wisata yang lengkap mulai dari wisata alam, wisata sejarah, dan terutama wisata budaya. Hal ini mengingat keberadaan keraton Jogja termasuk kehidupan khas kerajaan yang masih dilestarikan sesuai dengan pakem budaya Jawa tradisional. Bagi Anda yang ingin melewatkan waktu di kota yang sering menjadi destinasi wisata para turis lokal dan mancanegara ini, berikut ini adalah referensi tempat wisata di Jogja yang wajib Anda kunjungi.

Tempat Wisata di Jogja yang Wajib dikunjungi

Tugu kota Yogyakarta

Tugu kota Yogyakarta

1. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta dapat dikatakan sebagai tempat wisata yang menjadi icon daerah istimewa tersebut. Istana ini didirikan pada area seluas 1.3 km persegi dan terdiri dari 7 bagian, yaitu lingkungan Alun-Alun Utara sampai Siti Hinggil Utara, Keben atau kemandungan Utara, Sri Manganti, Keraton Pusat, Kemagangan, Kemandulan Kidul, Alun-Alun Selatan Hingga Siti Hinggil Selatan. Sementara tata ruang keraton dibangun dengan pola kosentrik yang mengandung filosofi Jawa. Pada lapisan terluar keraton terdiri dari Alun-Alun Utara Yang Merupakan Bangunan Masjid Agung, Pekapalan, pasar yang berbentuk catur gatara tunggal, dan Pagelaran. Selain Alun-Alun Utara terdapat pula Alun-Alun Selatan yang atributnya adalah Kandang Gajah Kepatihan dan Benteng.

Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta

Bagian kedua keraton adalah halaman Siti Hinggil yang menjadi lokasi upacara kerajaan dan latihan keprajuritan. Bagian ketiga adalah Pelataran Kemandhungan Utara dan Selatan dengan bangsal Pancaniti yang menjadi ruang sidang perkara dengan Raja sebagai hakimnya dan ruangan tunggu bagi para abdi dalem istana untuk menghadap Sultan. Bagian berikutnya adalah Pelataran Sri Manganti yang juga merupakan tempat menunggu tamu untuk menghadap Sultan. Selain itu terdapat pula bangunan bangsal Trajumas dan bangsal Kemagangan. Dan bagian yang paling penting yang menjadi pusat keraton adalah pelataran kedhaton, yang terdiri dari 3 bagian yaitu Tratag, Pringgitan Dalem, dan Pendhopo.

2. Candi Prambanan
Destinasi wisata kedua yang merupakan salah satu wisata favorit Jogja adalah Candi Prambanan yang dikatakan sebagai Candi Hindu termegah di tanah air. Candi ini bahkan telah dinobatkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO sehingga wajib dilestarikan dan dilindungi. Tak hanya bangunan arsitekturnya yang sangat memikat, pemandangan alam di sekitar Candi Prambanan pun luar biasa terutama saat menjelang matahari terbenam.

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Pembangunan Candi ini bertujuan untuk tempat pemujaan bagi Dewa Syiwa pada tahun 850 M pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Nama lain candi ini adalah Rumah Syiwa atau Shiva-grha yang mungkin belum banyak diketahui orang. Yang menarik, lokasi Candi Prambanan tak terlalu jauh dengan Candi Borobudur yang merupakan Candi Budha. Hal ini menunjukkan bahwa sejak zaman nenek moyang kita telah terjadi kehidupan antar agama yang harmonis dan damai.

3. Candi Borobudur
Candi Borobudur adalah salah satu warisan budaya peninggalan nenek moyang yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Bangunan bersejarah ini bahkan pernah menjadi nominasi untuk masuk dalam daftar keajaiban dunia. Candi yang dibangun pada abad ke 8 dan 9 tanpa peralatan modern ini akan menantang para fotografer untuk mengabadikan keindahannya melalui kamera. Borobudur dibandung pada masa pemerintahan dinasti Syailendra dengan rancangan berupa 6 teras berbentuk bujur sangkar dengan 3 pelataran membentuk lingkaran.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Pada dinding candi terukir 2672 panel relief dan dihiasi sejumlah 502 patung Budha. Stupa utama terletak pada bagian tengah candi dengan 72 buah stupa yang lebih kecil dan pada bagian dalamnya terdapat patun Budha bersila. Beberapa tahun yang lalu, aktor Amerika yang menganut agama Budha, Richard Gere juga pernah mengunjungi candi ini untuk beribadah sekaligus merayakan hari besar agama Budha.

4. Candi Plaosan
Tak salah jika kota Yogyakarta dan daerah Propinsi Jawa Tengah disebut sebagai lokasi wisata 1000 candi karena banyaknya obyek wisata budaya dan sejarah yang berupa bangunan suci ini. Selain Candi Prambanan dan Borobudur, satu lagi tempat wisata Jogja yang tak boleh terlewatkan untuk dikunjungi saat berwisata ke Yogyakarta adalah Candi Plaosan. Candi ini dibangun masih pada masa dinasti Syailendra, tepatnya oleh Raja Rakai Panangkaran. Kompleks candi yang disebut juga Candi Kembar ini terdiri dari 2 bangunan yaitu Candi Plaosan Kidul dan Candi Plaosan Lor dengan jarak hanya sekitar 100 meter saja.

Candi Plaosan

Candi Plaosan

Desain arsitektur candi ini menunjukkan bahwa bangunan kuno ini bercorak dua kebudayaan yaitu kepercayaan Hindu dan Budha. Selain itu ada cerita percintaan antara sang Raja Rakai Pikatan dengan putri Pramudya Wardhani yang melatarbelakangi pembangunan candi ini. Beberapa masyarakat sekitar mempercayai bahwa kunjungan pada candi akan mendatangkan berkah bagi para pasangan terutama yang ingin dikaruniai buah hati.

5. Pantai Parangtritis
Siapa bilang pantai berpasir hitam tak seindah pantai berpasir putih sebagaimana pantai-pantai di pulau Dewata. Saat menginjakkan kaki di Pantai Parangtritis Anda pasti akan terpikat dengan pemandangan alam pantai yang luar biasa di destinasi wisata ini. Pantai Parangtritis memiliki karakter ombak yang cukup besar sehingga wisatawan harus cukup waspada agar tak terbawa arus.

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis

Saat ditimpa sinar matahari, pasir vulkanis hitam di pantai akan terlihat berkilauan dan menawarkan pemandangan alam yang eksotis. Tetapi ingat agar Anda tak mengenakan pakaian berwarna hijau saat berwisata ke pantai ini karena kearifan lokal penduduk meyakini bahwa pantai ini adalah kerajaan Kanjeng Ratu Kidul, makhluk halus penguasa Pantai Selatan. Berpakaian hijau konon dapat menyebabkan sang Ratu murka.

6. Resor Kaliurang
Selain pemandangan pantai yang menakjubkan, bila Anda gemar berwisata ke pegunungan, maka Resor Kaliurang dapat menjadi referensi tempat wisata di Jogja untuk Anda. Udara sejuk dan suasana alam yang asri pada ketinggian 900 m dpl tentu akan dapat menjadi pengobat penat Anda dari aktifitas harian yang penuh tekanan. Anda dapat berjalan-jalan menyusuri resor, berenang, atau bersantai bersama keluarga. Bagi pecinta olahraga mendaki gunung, Anda dapat melanjutkan perjalanan mendaki Gunung Merapi.

Gardu Pandang Kaliurang

Gardu Pandang Kaliurang

7. Jalan Malioboro
Banyak orang mengatakan bahwa Anda belum ke Jogja kalau belum mengunjungi jalan Malioboro. Di sepanjang jalan ini Anda dapat membeli beragam oleh-oleh khas Jogja berupa barang-barang kerajinan tradisional seperti tas, hiasan dinding, perlengkapan rumah, hingga kaos atau pakaian batik. Pencinta wisata belanja pasti akan betah sekali mengunjungi lokasi wisata ini. Anda juga dapat melanjutkan perburuan barang kerajinan di toko-toko di Pasar Beringharjo. Bila sudah penat berbelanja, habiskan waktu Anda untuk duduk lesehan sambil menikmati hidangan pada angkringan Jogja di sekitar lokasi. Asal mula jalan ini sebenarnya adalah sebuah rute upacara yang berbentuk garis lurus dari istana menuju ke Gunung Merapi.

Jalan Malioboro Jogja

Jalan Malioboro Jogja

8. Kebun Binatang Gembira Loka
Tahukah Anda bahwa kebun binatang terbesar di Pulau Jawa ternyata terletak di kota Yogyakarta? Namanya adalah Kebun Binatang Gembira Loka yang dapat menjadi ide tempat wisata Jogja yang dapat Anda kunjungi bersama buah hati. Kebun binatang ini menyimpan beragam koleksi fauna yang cukup lengkap meliputi kelompok mamalia, kelompok burung, kelompok amphibi, dan kelompok ikan. Koleksi hewan-hewan tersebut bahkan termasuk hewan-hewan langka, buas, dan eksotif yang selama ini mungkin hanya dapat kita lihat di televisi.

Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka

Tak hanya itu, bila sudah puas mengunjungi arena hewan-hewan, di kebun binatang ini juga tersedia wahana permainan yang pasti akan disukai si kecil, seperti becak air, menyusuri danau buatan dengan perahu, menaiki kereta mini, dan berfoto bersama berbagai jenis hewan jinak seperti gajah, unta, atau ular. Kebun Binatang Gembira Loka dapat dikatakan sebagai obyek wisata terpadu yang cocok untuk seluruh keluarga.

9. Museum Sonobudoyo
Memperkenalkan kebudayaan Indonesia semenjak dini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat rasa kebangsaan dan nasionalisme bagi buah hati Anda karena merasa bangga dengan keunikan dan keragaman budaya kita. Berwisata ke museum, termasuk museum Sonobudoyo dapat menjadi ide untuk liburan sekolah putera-puteri Anda. Di sini Anda dan keluarga dapat menyaksikan beragam koleksi budaya dan sejarah Jawa yang cukup lengkap setelah Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Hanya dengan tiket masuk sebesar 3 ribu rupiah saja kita sudah dapat menambah pengetahuan tentang budaya dan sejarah Jawa. Selain itu, di malam hari Anda juga dapat menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan narasi berbahasa Jawa.

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo

10. Pantai Baron
Bagi Anda pencinta kuliner hidangan laut, destinasi wisata Pantai Baron dapat menjadi salah satu tujuan wisata Anda bersama keluarga atau orang tercinta. Sambil bersantai menikmati keindahan panorama pantai yang diapit dua bukit yang menakjubkan, di sini Anda juga dapat sekaligus menyantap berbagai jenis hidangan laut sesuai selera Anda. Pantai yang juga sekaligus dermaga dan tempat pelelangan ikan ini menyediakan beragam sajian kuliner laut yang menggugah selera seperti udang dan lobster, ikan bawal putih, kakap, dan tuna. Menikmati hidangan laut yang masih segar langsung di lokasi penangkapannya tentu akan menjadi pengalaman liburan yang tidak terlupakan.

Pantai Baron Yogyakarta

Pantai Baron Yogyakarta

11. Kotagede
Tempat wisata di Jogja ini dapat dikatakan sebagai kota tua yang menyimpan berbagai peninggalan kebudayan Jawa yang kental sekaligus situs berupa makam raja dan anggota kerajaan di Kotagede. Dahulu Kotagede adalah lokasi kerajaan yang didirikan oleh Panembahan Senapati, yaitu keturunan langsung dari raja-raja Mataram kuno. Di sini Anda dapat menyaksikan bangunan-bangunan yang dulu menjadi tempat tinggal bangsawan dan saudagar kerajaan, selain itu terdapat pula toko-toko perak tradisional dan rumah-rumah dengan deretan ubin mozaik yang merupakan peninggalan kebudayaan kuno. Obyek wisata ini juga cocok bagi Anda yang ingin berbelanja perhiasan dengan bahan dasar perak karena merupakan pusat industri perak yang terbesar di Yogyakarta.

Kotagede

Kotagede

12. Goa Selarong
Bila jenis wisata yang Anda minati adalah menelusuri jejak sejarah, maka tempat wisata Jogja yang cocok Anda kunjungi adalah Goa Selarong. Rasanya banyak yang telah mengetahui bahwa pada destinasi wisata ini Pangeran Diponegoro memusatkan perjuangan perang gerilyanya dalam melawan penjajah Belanda. Selain melakukan wisata sejarah, Goa Selarong juga sering dikunjungi oleh orang-orang yang ingin melakukan meditasi atau beragam ritual untuk menenangkan batin. Hanya dengan membayar 2 ribu rupiah setiap orang Anda sudah dapat memasuki lokasi wisata yang juga telah dibangun berbagai fasilitas demi kenyamanan pengunjung seperti toilet umum dan tempat ibadah.

Goa Selarong

Goa Selarong

13. Goa Jomblang
Salah satu jenis wisata alam yang cocok bagi mereka yang berjiwa petualang atau menyukai kegiatan yang menantang adreanalin, caving atau jelajah gua sangat cocok bagi mereka. Tempat wisata favorit Jogja yang sangat sesuai untuk aktifitas ini adalah Goa Jomblang. Di sini Anda dapat menyusuri goa mulai dari mulut goa hingga ke dasarnya sambil didampingi pemandu. Selain itu terdapat pula sebuah lorong yang terbentuk secara alami yang menghubungan antara goa ini dengan dengan Goa Grubug. Yang istimewa dari Goa Jomblang adalah pemandangan bawah goa yang luar biasa dengan stalagmit-stalagmit berwarna hijau kecoklatan dan sinar matahari yang menembus ke dalam goa.

Goa Jomblang

Goa Jomblang

14. Taman Pintar
Belajar atau memperoleh informasi untuk menambah pengetahuan tak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Kota Yogyakarta menyediakan sarana berupa obyek wisata yang bernuansa edukatif yang disebut Taman Pintar. Di lokasi wisata ini para siswa dapat mengamati secara langsung pelajaran sains yang menjelaskan fenomena alam atau peristiwa ilmiah lainnya. Fasilitas yang disediakan oleh pengelola taman rekreasi ini antara lain ruang audiovisual, playground, ruang belajar multifungsi termasuk ruang pameran, dan tentu saja pusat jajanan bila pengunjung ingin mengganjal perut setelah puas belajar. Harga tiket yang dibebankan kepada pengunjung juga sangat terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah untuk orang dewasa dan 8 ribu rupiah bagi anak-anak.

Taman Pintar Yogyakarta

Taman Pintar Yogyakarta

15. Pasar Beringharjo
Membawakan kerabat atau sahabat oleh-oleh setelah pulang berlibur dapat dikatakan telah menjadi kebiasaan wajib untuk menunjukkan perhatian kita terhadap mereka. Tempat wisata Jogja yang cocok untuk tujuan ini adalah Pasar Beringharjo yang menyediakan beragam oleh-oleh khas Jogja dan merupakan pusat berbagai kain batik dengan harga yang termasuk terjangkau. Saking banyaknya pilihan kain batik yang tersedia pada obyek wisata belanja ini, banyak orang menyebut Pasar Beringharjo sebagai surganya batik di Jogja. Di sini Anda akan dapat menemukan berbagai jenis kain batik termasuk kain batik Pekalongan dan Solo, baik yang masih berbentuk kain batik atau yang telah dijahit menjadi bentuk pakaian, sarung, hingga seprei dan taplak.

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo

Selain berbagai wisata favorit Jogja yang telah diulas di atas, tak lengkap rasanya bila saat mengunjungi kota yang juga disebut sebagai Kota Gudeg ini Anda tak menyempatkan diri untuk mengunjungi berbagai lokasi wisata kuliner untuk mencicipi hidangan khas Jawa Tengah. Salah satu tempat wisata kuliner yang direkomendasikan adalah House of Raminten yang menyediakan beragam menu tradisional berupa nasi kucing, wedang sereh, sate lilit, tahu bola, dan berbagai hidangan khas Jogja lainnya. Nuansa Jawa terlihat cukup kental dengan penataan interior restoran, dress code pada pegawai, dan alunan gending Jawa yang tak terputus dari obyek wisata ini. Pada hari libur dan akhir pekan restoran ini akan sangat ramai didatangi wisatawan.

Selain House of Raminten, terdapat pula lokasi wisata kuliner lain yang memanjakan lidah Anda seperti Sate Klathak Pak Pong, Manggar Manding, Nasi Goreng Beringharjo, juga Mie Telap 12. Bila lebih suka mencicipi lokasi wisata kuliner dengan menu yang lebih modern, di Jogja terdapat Banyu Mili Country Club, Bong Kopitown, dan coffe shop yang menyediakan menu minuman dominan terbuat dari susu yaitu Kalimilk Yogyakarta. Nah, cukup lengkap bukan? Selamat menikmati tempat- tempat wisata di Jogja ini.



Booking.com

Incoming search terms: